YouTube Premium naik harga di Indonesia: ini angkanya dan apa yang bisa kamu lakukan
Harga individual sudah naik dari Rp59.000 ke Rp71.400 per bulan. Indonesia masuk gelombang kenaikan regional bersama Thailand, Singapura, dan India.

YouTube Premium sudah naik harga di Indonesia sebagai bagian dari gelombang kenaikan regional yang juga menyentuh Thailand, Singapura, dan India. Ini bukan kenaikan kecil, dan bagi pengguna yang sudah berlangganan, tagihan berikutnya akan terasa bedanya.
Harga terbaru di Indonesia
| Paket | Harga lama | Harga baru |
|---|---|---|
| Individual | Rp59.000 | Rp71.400/bln |
| Pelajar | Rp41.000 | naik |
| Keluarga (maks. 6 orang) | tersedia | lebih tinggi |
Kenaikan individual saja sudah lebih dari 20 persen. Dalam setahun, selisihnya lebih dari Rp150.000.
Konteks yang perlu diketahui
Indonesia bukan satu-satunya. YouTube menaikkan harga secara bersamaan di beberapa pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pola ini konsisten dengan cara YouTube beroperasi: mulai dari pasar yang lebih besar, lalu meluas ke pasar lain dalam beberapa bulan.
Di Amerika Serikat, kenaikan April 2026 membawa harga individual dari $13,99 ke $15,99 dan keluarga dari $22,99 ke $26,99. Indonesia mengikuti tren serupa, dengan nominal yang disesuaikan daya beli lokal.
Apa yang bisa kamu lakukan
Pertimbangkan paket keluarga. Jika kamu bisa berbagi dengan orang-orang yang kamu percaya, biaya per orang jauh lebih murah dari paket individual manapun. Enam akun dibagi rata membuat harga per kepala sangat terjangkau.
Cek paket Lite. Kalau tujuan utamamu hanya menghilangkan iklan dan memutar musik di latar belakang, Premium Lite menawarkan fitur inti itu dengan harga lebih rendah.
Evaluasi ulang nilainya. Pertanyaan jujurnya adalah: kalau harus berlangganan hari ini di harga baru, apakah kamu akan melakukannya? Kalau iya, kenaikan ini hanya berita. Kalau tidak, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berhenti sebelum tagihan berikutnya masuk.
Platform streaming mengikuti logika yang sama: harga rendah di awal untuk membangun kebiasaan, lalu naik perlahan ketika berhenti sudah terasa repot. Tinjau langgananmu secara rutin, bukan hanya saat ada notifikasi kenaikan harga.


